• Enter Slide 1 Title Here

    This is slide 1 description. You can replace this with your own words. Blogger template by PremiumBloggerTemplates.com...

  • Enter Slide 2 Title Here

    This is slide 2 description. You can replace this with your own words. Blogger template by PremiumBloggerTemplates.com...

  • Enter Slide 3 Title Here

    This is slide 3 description. You can replace this with your own words. Blogger template by PremiumBloggerTemplates.com...

Minggu, 08 Juni 2014

Juni 08, 2014 Posted by Dayat Java 1 comment
Sebuah PTS di Kota Medan, akan memberikan beasiswa kepada 5 orang mahasiswanya. Adapun syarat pemberian beasiswa tersebut, yaitu harus memenuhi ketentuan berikut ini :

Syarat :
C1: Semester Aktif Perkuliahan (Attribut Keuntungan)
C2: IPK  (Attribut Keuntungan)
C3: Penghasilan Orang Tua  (Attribut Biaya)
C4: Aktif Berorganisasi (Attribut Keuntungan)

Untuk bobot W=[3,4,5,4]

Adapun mahasiswa yang menjadi alternatif dalam pemberian beasiswa yaitu :
No
Nama
C1
C2
C3
C4
1
Joko
VI
3.7
1.850.000
Aktif
2
Widodo
VI
3.5
1.500.000
Aktif
3
Simamora
VIII
3.8
1.350.000
Tidak Aktif
4
Susilawati
II
3.9
1.650.000
Tidak Aktif
5
Dian
IV
3.6
2.300.000
Aktif
6
Roma
IV
3.3
2.250.000
Aktif
7
Hendro
VI
3.4
1.950.000
Aktif

Untuk pembobotan yang digunakan bisa mengacu pada bobot di bawah ini :
C1:Semester Aktif Perkuliahan
Semester II --> 1
Semester IV --> 2
Semester VI -->  3
Semester VIII -->  4

C2: IPK
IPK  3.00 - 3.249 --> 1
IPK  3.25 - 3.499 --> 2
IPK  3.50 - 3.749 --> 3
IPK  3.75 - 3.999 --> 4
IPK  4.00 --> 5
 
C3: Penghasilan Orang Tua 
1.000.000 --> 1
1.400.000 --> 2
1.800.000 --> 3
2.200.000 --> 4
2.600.000 --> 5

C4: Aktif Berorganisasi
Aktif --> 2
Tidak Aktif --> 1

Penyeleisaian :
Pembobotan
Nama
C1
C2
C3
C4
joko
3
3
3
2
widodo
3
3
2
2
simamora
4
4
1
1
susilawati
1
4
2
1
dian
2
3
4
2
roma
2
2
4
2
hendro
3
2
3
2

Matriks
3
3
3
2
3
3
2
2
4
4
1
1
1
4
2
1
2
3
4
2
2
2
4
2
3
2
3
2

Untuk C1
R11 = x=3/(max⁡{3;3;4;1;2;2;3})= 3/4  =0,75
R21 = x=3/(max⁡{3;3;4;1;2;2;3})= 3/4  =0,75
R31 = x=4/(max⁡{3;3;4;1;2;2;3})= 4/4  =1
R41 = x=1/(max⁡{3;3;4;1;2;2;3})= 1/4  =0,25
R51 = x=2/(max⁡{3;3;4;1;2;2;3})= 2/4  =0,5
R61 = x=2/(max⁡{3;3;4;1;2;2;3})= 2/4  =0,5
R71 = x=3/(max⁡{3;3;4;1;2;2;3})= 3/4  =0,75

Untuk C2
R12 = x=3/(max⁡{3;3;4;4;3;2;2})= 3/4 =0,75
R22 = x=3/(max⁡{3;3;4;4;3;2;2})= 3/4 =0,75
R32 = x=4/(max⁡{3;3;4;4;3;2;2})= 4/4 =1
R42 = x=4/(max⁡{3;3;4;4;3;2;2})= 4/4 =1
R52 = x=3/(max⁡{3;3;4;4;3;2;2})= 3/4 =0,75
R62 = x=2/(max⁡{3;3;4;4;3;2;2})= 2/4 =0,5
R72 = x=2/(max⁡{3;3;4;4;3;2;2})= 2/4 =0,5

Untuk C3
R13 = x=min⁡〖(3;2;1;2;4;4;3)〗/(3)=1/3  =0,33
R23 = x=min⁡〖(3;2;1;2;4;4;3)〗/(2)=1/2  =0,5
R33 = x=min⁡〖(3;2;1;2;4;4;3)〗/(1)=1/1  =1
R43 = x=min⁡〖(3;2;1;2;4;4;3)〗/(2)=1/2  =0,5
R53 = x=min⁡〖(3;2;1;2;4;4;3)〗/(4)=1/4  =0,25
R63 = x=min⁡〖(3;2;1;2;4;4;3)〗/(4)=1/4  =0,25
R73 = x=min⁡〖(3;2;1;2;4;4;3)〗/(3)=1/3  =0,33

Untuk C4
R14 = x=2/(max⁡{2;2;1;1;2;2;2})=2/2 =1
R24 = x=2/(max⁡{2;2;1;1;2;2;2})=2/2 =1
R34 = x=1/(max⁡{2;2;1;1;2;2;2})=1/2 =0,5
R44 = x=1/(max⁡{2;2;1;1;2;2;2})=1/2 =0,5
R54 = x=2/(max⁡{2;2;1;1;2;2;2})=2/2 =1
R64 = x=2/(max⁡{2;2;1;1;2;2;2})=2/2 =1
R74 = x=2/(max⁡{2;2;1;1;2;2;2})=2/2 =1
Hingga matrik x
0,75
0,75
0,33
1
0,75
0,75
0,5
1
1
1
1
0,5
0,25
1
0,5
0,5
0,5
0,75
0,25
1
0,5
0,5
0,25
1
0,75
0,5
0,33
1

Untuk proses vi
V1 =3(0,75)+4(0,75)+5(0,33)+4(1) = 10,9
V2 =3(0,75)+4(0,75)+5(0,5)+4(1) = 11,9
V3 =3(1)+4(1)+5(1)+4(0,5) = 14
V4 =3(0,25)+4(1)+5(0,5)+4(0,5) = 9,25
V5=3(0,25)+4(0,75)+5(0,25)+4(1) = 9,75
V6 =3(0,5)+4(0,5)+5(0,25)+4(1) = 8,75
V7=3(0,75)+4(0,5)+5(0,33)+4(1) = 9,9


Maka yang menerima beasiswa ialah Joko,Widodo,simamora,dian, hendro







Jumat, 30 Mei 2014

Mei 30, 2014 Posted by Dayat Java 2 comments


Fuzzy Multiple Attribute Decision Making (FMADM) adalah suatu metode yang digunakan untuk mencari alternatif optimal dari sejumlah alternatif dengan kriteria tertentu. Inti dari FMADM adalah menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, kemudian dilanjutkan dengan proses perankingan yang akan menyeleksi alternatif yang sudah diberikan. Pada dasarnya, ada 3 pendekatan untuk mencari nilai bobot atribut, yaitu pendekatan subyektif, pendekatan obyektif dan pendekatan integrasi antara subyektif & obyektif. Masing-masing pendekatan memiliki kelebihan dan kelemahan. Pada pendekatan subyektif, nilai bobot ditentukan berdasarkan subyektifitas dari para pengambil keputusan, sehingga beberapa faktor dalam proses perankingan alternatif bisa ditentukan secara bebas. Sedangkan pada pendekatan obyektif, nilai bobot dihitung secara matematis sehingga mengabaikan subyektifitas dari pengambil keputusan. ( Kusumadewi, 2007).
Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk mnyelesaikan masalah FMADM. antara lain (Kusumadewi, 2006):
a. Simple Additive Weighting Method (SAW)
b. Weighted Product (WP)
c. ELECTRE
d. Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS)
e. Analytic Hierarchy Process (AHP)





sumber :http://wahyudisetiawan.wordpress.com/tag/fmadm/